Pepatah China mengatakan, untuk dapat mengulur-ulurkan kemiskinan dipastikan bangunlah jalan setapak. Sesuai maksim itu, China memang biasa membangun infrastrukturnya secara masif, termasuk diantaranya jalan tol. Tingkat ini yang sedang diupayakan oleh pengasuh era Jokowi. Sejak pertama-tama berkuasa, jalan tol sepanjang 1. 000 km ditargetkan oleh Jokowi.

Shadik Wahono yang pernah berprofesi Direktur Superior CMNP & sekarang menjadi pengamat infrastruktur mengatakan bahwa tingkat lapangan pembangunan daerah menjadi kecil dari perkiraan proyeksi dari proyek yang dijalankan sebab pemerintah dengan tepat waktu. Lalu beliau menambahkan, secara begitu tingkat kepercayaan pada pembangunan infrastruktur terutama rel (kereta api) sebagai penghubung antar ruang bisa mumbul.

Sebagai seorang pengamat infrastruktur nasional yang sudah mempunyai kemahiran cukup lama menjadi Kepala Utama PT Citra Saudara Nusaphala Persada Tbk, tentunya beliau luar biasa memahami secara baik mau keinginan permerintahan sebuah negara di waktu Jokowi ini dalam upaya membangun orbit. Pemerintah bisa membangun 9 ruas tarif, akan tetapi trendi 6 sendi-sendi tol yang berhasil dikerjakan.


Di suasana lainnya, Shadik Wahono sudi bahwa kuasa membangun orbit harusnya tak memberatkan keuangan negara. Oleh sebab itu, pemerintah kudu layak, mesti, pantas, patut, perlu, wajar, wajib, mencermati strategi investasi di dalam pembangunan infrastruktur jalan tol. Tidak sedikit pengalaman beliau dalam menyalakan proyek rel (kereta api) di tanah air membuatnya kian memahami tentang pembangunan infrastruktur, terutama jalan tol.

Untuk pesanan pembangunan jalan tol trans Sumatera sendiri dijalani oleh BUMN sebagai penunjukan dari supremasi. Hal berikut dikarenakan kelompok swasta tak ada yang bersedia meruntun ruas orbit trans Sumatera. Masih ada beberapa tekung jalan tol yang ternyata belum layak menjadi investasi. Sesuatu itu bisa diketahui daripada IRR (internal rate of return).

IRR merupakan rekapitulas tingkat pengembalian investasi. Bila IRR kian besar disamakan modal / cost of capital, biasanya rencana pemodalan bisa turun sebab mujur dan berlaku sebaliknya. Sama sebab ini, pemerintah diharuskan untuk menguraikan terlebih lepas tentang kapital investasi order infrastruktur orbit ini. Shadik Wahono ya bahwa penguasa negara harus kemas dalam pengelolaan utang untuk beragam urusan produktif mudah-mudahan tak merugi.